Tuesday, July 14, 2015

Tradisional Jawa Timur Jula Juli "Bass Version"


     This music is my Artwork, called "Lawas Slenco". This Music Inspired from East Java Music.
The Music of Java embraces a wide variety of styles, both traditional and contemporary, reflecting the diversity of the island and its lengthy history. Apart from traditional forms that maintain connections to musical styles many centuries old, there are also many unique styles and conventions which combine elements from many other regional influences, including those of neighbouring Asian cultures and European colonial forms.
In this video is inclute Gamelan Instrument. What is Gamelan?
     The gamelan orchestra, based on metallic idiophones and drums, is perhaps the form which is most readily identified as being distinctly "Javanese" by outsiders. In various forms, it is ubiquitous to Southeast Asia. In Java, the full gamelan also adds a bowed string instrument (the rebab, a name illustrative of Islamic influence), plucked siter, vertical flute suling and voices. The rebab is one of the main melodic instruments of the ensemble, together with the metallophone gendér; these and the kendang drums are often played by the most experienced musicians. Voices usually consist of a male chorus gerong, together with a female soloist pesindhen; however, the voices are not usually featured in court gamelan (as opposed to wayang kulit, shadow puppet theatre) and are supposed to be heard discreetly in the middle of the orchestral sound. In these abstract pieces, the words are largely secondary to the music itself.
     There are two tuning systems in Javanese gamelan music, slendro (pentatonic) and pelog (heptatonic in full, but focusing on a pentatonic group). Tuning is not standard, rather each gamelan set will have a distinctive tuning. There are also distinct melodic modes (pathet) associated with each tuning system. A complete gamelan consists of two of sets of instrument, one in each tuning system. Different gamelan sets have different sonorities, and are used for different pieces of music; many are very old, and used for only one specific piece. Musical forms are defined by the rhythmic cycles.These consist of major cycles punctuated by the large gong, subdivided by smaller divisions marked by the striking of smaller gongs such as kenong, kempul and kethuk. The melodic interplay takes place within this framework (technically called "colotomic structure")


Another word
https://en.wikipedia.org/wiki/Music_of_Java



Monday, July 13, 2015

Pengertian Gamelan


Metalfone

 

Gamelan adalah ensembel musik yang biasanya menonjolkan metalofon, gambang, gendang, dan gong. Istilah gamelan merujuk pada instrumennya / alatnya, yang mana merupakan satu kesatuan utuh yang diwujudkan dan dibunyikan bersama. Kata Gamelan sendiri berasal dari bahasa Jawa gamel yang berarti memukul / menabuh, diikuti akhiran an yang menjadikannya kata benda. Orkes gamelan kebanyakan terdapat di pulau Jawa, Madura, Bali, dan Lombok di Indonesia dalam berbagai jenis ukuran dan bentuk ensembel. Di Bali dan Lombok saat ini, dan di Jawa lewat abad ke-18, istilah gong lebih dianggap sinonim dengan gamelan.

Musik gamelan tidak hanya digunakan untuk hiburan, tetapi dapat digunakan sebagai alat terapi. Gamelan dapat membantu tahap sebelum mencapai keadaan Samadhi Meditasi. Melalui media musik, orang dapat membuat pemurnian berpikir, pemurnian hati dan jiwa yang mengarah ke penyembuhan psikologis. 

Di Indonesia, tidak banyak orang memiliki alat musik gamelan sendiri sehingga sulit bagi mereka yang ingin memainkan alat musik tersebut ataupun melakukan analisa terhadapnya. Namun, di jaman modern ini perkembangan teknologi cukup pesat. Suara alat musik gamelan dapat direkam kemudian dilakukan analisa ataupun dimainkan. Alat musik gamelan dibuat secara manual menggunakan tangan. Pembuatnya mengatur tiap nada pada instrumen berdasarkan perasaan mereka sendiri. Akibatnya, frekuensi nada yang dihasilkan terkadang tidak standar. Yang dimaksudkan dengan tidak standar yaitu frekuensi dasar pada instrumen gamelan sedikit berbeda dari satu gamelan ke gamelan yang lain. Tabel 1 menunjukkan frekuensi dasar nada gamelan (saron) pada beberapa set gamelan. Masing – masing notasi memiliki rentang frekuensi yang berbeda. Dari Tabel 1, dapat disimpulkan bahwa frekuensi nada saron tidak standar.  Hal ini dipengaruhi oleh pembuatan gamelan yang dilakukan secara manual berdasarkan perasaan masing – masing pembuatnya. Kekerasan memukul gamelan, gaya memukul dan posisi sebelah mana yang dipukul juga mempengaruhi frekuensi pada gamelan. Sehingga frekuensi pada nada gamelan dapat berbeda satu sama lain. 

Frekuensi dasar nada saron dari beberapa set gamelan

Gamelan Notation (c)             Gamelan Frekuensi (Hz)

                                             Tuning 1       Tuning 2       Tuning 3       Tuning 4       Min       Max

            1                                  528                  528              504               539            504       539

            2                                  610                  610              574               610            574       610

            3                                  703                  703              688               703            688       703

            5                                  797                  792              792               799            792        799

            6                                  915                  922              926                926           915        926

 

Pada alat musik gamelan terdapat dua jenis tangga nada, yaitu slendro dan pelog. Nada slendro memiliki lima nada, sedangkan pada pelog memiliki tujuh nada. Frekuensi dasar tiap nada gamelan dapat dihitung menggunakan rumus perpindahan tangga nada. Akan tetapi pada kenyataannya banyak frekuensi dasar gamelan yang tidak sesuai dengan perhitungan, dikarenakan pembuatan gamelan yang manual. Untuk mendapatkan frekuensi dasar nada gamelan yang sesuai dengan perhitungan, perlu dilakukan pergeseran frekuensi terhadap nada gamelan. Metode yang dapat menangani masalah tersebut adalah pitch shifting. Pitch Shifting menggeser frekuensi dasar nada ke frekuensi dasar nada yang lebih tinggi maupun ke frekuensi dasar nada yang lebih rendah.

Alat musik gamelan memang sangat unik dan rumit, akan tetapi anda akan tertarik jika anda mau mencoba alat musik gamelan.

Pada jaman Majapahit, alat musik gamelan mengalami perkembangan yang sangat baik hingga mencapai bentuk seperti sekarang ini dan tersebar di beberapa daerah seperti Bali, dan Sunda (Jawa Barat).

 

Bukti otentik pertama tentang keberadaan gamelan ditemukan di Candi Borobudur, Magelang Jawa Tengah yang berdiri sejak abad ke-8. Pada relief-nya terlihat beberapa peralatan seperti suling bambu, lonceng, kendhang dalam berbagai ukuran, kecapi, alat musik berdawai yang digesek dan dipetik, termasuk sedikit gambaran tentang elemen alat musik logam. Perkembangan selanjutnya, gamelan dipakai untuk mengiringi pagelaran wayang dan tarian. Sampai akhirnya berdiri sebagai musik sendiri dan dilengkapi dengan suara para sinden.

 

Gamelan yang berkembang di Jawa Tengah, sedikit berbeda dengan Gamelan Bali ataupun Gamelan Sunda. Gamelan Jawa memiliki nada yang lebih lembut apabila dibandingkan dengan Gamelan Bali yang rancak serta Gamelan Sunda yang mendayu-dayu dan didominasi suara seruling. Menurut beberapa penelitian, perbedaan itu adalah akibat dari pengungkapan terhadap pandangan hidup “orang jawa” pada umumnya.

 

Pandangan yang dimaksud adalah : sebagai orang jawa harus selalu “memelihara keselarasan kehidupan jasmani dan rohani, serta keselarasan dalam berbicara dan bertindak”. Oleh sebab itu, “orang jawa” selalu menghindari ekspresi yang meledak-ledak serta selalu berusaha mewujudkan toleransi antar sesama. Wujud paling nyata dalam musik gamelan adalah tarikan tali rebab yang sedang, paduan seimbang bunyi kenong, saron kendang dan gambang serta suara gong pada setiap penutup irama.

 

Penalaan dan pembuatan orkes gamelan adalah suatu proses yang sangat kompleks. Gamelan menggunakan empat cara penalaan, yaitu “sléndro”, “pélog”, ”Degung” (khusus daerah Sunda, atau Jawa Barat), dan “madenda” (juga dikenal sebagai diatonis), sama seperti skala minor asli yang banyak dipakai di Eropa.

·  Slendro memiliki 5 nada per oktaf, yaitu : 1 2 3 5 6 [C- D E+ G A] dengan perbedaan interval kecil.

·  Pelog memiliki 7 nada per oktaf, yaitu : 1 2 3 4 5 6 7 [C+ D E- F# G# A B] dengan perbedaan interval yang besar.

Komposisi musik gamelan diciptakan dengan beberapa aturan, yang terdiri dari beberapa putaran dan pathet, dibatasi oleh satu gongan serta melodinya diciptakan dalam unit yang terdiri dari 4 nada.

 

Cover Lagu Titanic "My heart will go on" (Versi Bass)


Hello, I am a musician Indonesia. Talent I have is the bass player, composer, and arranger. I come from Trenggalek, Trenggalek is a small district located on the outskirts of the Indonesian State. I'm not a smart man, but I learned to be smart. At this time, I’ll cover the song Janger from Titanic sound track, my heart will go on. i cover this song with my bass.
"My Heart Will Go On", also called the "Love Theme from Titanic", is the main theme song to the 1997 blockbuster film Titanic. Its music was composed by James Horner, its lyrics were written by Will Jennings, and it was produced by Walter Afanasieff and Simon Franglen; Celine Dion recorded and released it. Originally released in 1997 on the Titanic soundtrack album and Dion's album Let's Talk About Love, the romantic song went to number 1 all over the world, including the United States, Canada, Ireland, United Kingdom and Australia. "My Heart Will Go On" was released in Australia and Germany on December 8, 1997, and in the rest of the world in January and February 1998.
The song became Dion's biggest hit, and one of the best-selling singles of all time, and was the world's best-selling single of 1998. The music video was directed by Bille Woodruff and released at the end of 1997. Due to the song's widespread popularity when it was released, it is considered to be Dion's signature song.[4] It was also included in the list of Songs of the Century, by the Recording Industry Association of America and the National Endowment for the Arts.
I need all your support, and therefore do not forget to subscribe, like. Comments I wait for the progress of all of us. I will try to not be overbearing in reply to all your comments. Thank You


Sunday, July 12, 2015

Cover Jaranan by Saimo Bass Tapping


Say english on Bottom.
Halo, Saya adalah musisi Indonesia. Talenta yang saya miliki adalah pemain bass, komposer, dan arranger. Saya berasal dari Kabupaten Trenggalek, Trenggalek adalah Kabupaten Kecil yang terdapat di pinggiran Negara Indonesia. Saya bukan orang yang pintar, akan tetapi saya belajar untuk menjadi pintar. Pada video saya kali ini saya akan cover lagu yang berjudul Jaranan dari Pulau Jawa dengan tehnik tapping. Lagu ini akan saya Cover menggunakan bass elektrik.
Seni Jaranan itu mulai muncul sejak abad ke 10 Hijriah. Tepatnya pada tahun 1041. atau bersamaan dengan kerajaan Kahuripan dibagi menjadi 2 yaitu bagian timur Kerajaan Jenggala dengan ibukota Kahuripan dan sebelah Barat Kerajaan Panjalu atau Kediri dengan Ibukota Dhahapura.
Saya butuh support saudara semua, maka dari itu jangan lupa subscribe, like. Komennya saya tunggu demi kemajuan kita semua. Saya akan berusaha untuk tidak sombong dengan membalas semua komentar saudara. Terimakasih


Hello, I am a musician Indonesia. Talent I have is the bass player, composer, and arranger. I come from Trenggalek, Trenggalek is a small district located on the outskirts of the Indonesian State. I'm not a smart man, but I learned to be smart. At this time, I’ll cover the song Janger from Java island. with technique bass tapping.
Jaranan art that has emerged since the 10th century Hijri. Precisely in the year 1041 or in conjunction with the royal Kahuripan 2 is divided into the eastern part of the Kingdom Jenggala with the capital and the west of the kingdom Kahuripan Panjalu or Kediri by Capital Dhahapura.
I need all your support, and therefore do not forget to subscribe, like. Comments I wait for the progress of all of us. I will try to not be overbearing in reply to all your comments. Thank You


Chord Bunga Di Tepi Jalan - Koesplus (Versi Jazz dan Asli)



(versi jazz)

Koes Plus - Bunga Di Tepi Jalan

C7 Am7 F7 GM7

Suatu kali ku temukan...Bunga di tepi jalan

C7 Am7 F7 GM7

Siapa yang menanamnya...tak seorang pun

mengira

C7 Am7 F7 Fm

Bunga di tepi jalan....alangkah indahnya

C7 F7

ooh.. Kasihan.....

C7 F7 C F7 C F..G

Kan Kupetik..Sebelum Layu.....

C7 Am7 F7 GM7

Di sekitar belukar...dan rumput gersang

C7 Am7 F7 GM7

Seorang pun takkan mau....memperhatikan...

C7 Am7 F7 Fm

Biarlah kan kuambil...penghias rumahku

C7 F7

ooh.. Kasihan.....

C7 F7 C F7 C F..G

Kan Kupetik..Sebelum Layu.....

Music : C7 F7 C7 G7 2x

C7 Am7 F7 G-7

Di sekitar belukar...dan rumput gersang

C7 Am7 F7 G-7

Seorang pun takkan mau....memperhatikan...

C7 Am7 F7 Fm

Biarlah kan kuambil...penghias rumahku

C7 F7

ooh.. Kasihan.....

C7 F7 C F7 C F..G

Kan Kupetik..Sebelum Layu.....

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

( Versi asli )

Koes Plus - Bunga Di Tepi Jalan

C Am F G

Suatu kali ku temukan...Bunga di tepi jalan

C Am F G

Siapa yang menanamnya...tak seorang pun

mengira

C Am F Fm

Bunga di tepi jalan....alangkah indahnya

C F

ooh.. Kasihan.....

C F C F C F..G

Kan Kupetik..Sebelum Layu.....

C Am F GM

Di sekitar belukar...dan rumput gersang

C Am F GM

Seorang pun takkan mau....memperhatikan...

C Am F Fm

Biarlah kan kuambil...penghias rumahku

C F

ooh.. Kasihan.....

C F C F C F..G

Kan Kupetik..Sebelum Layu.....

Music : C F C G 2x

C Am F G

Di sekitar belukar...dan rumput gersang

C Am F G

Seorang pun takkan mau....memperhatikan...

C Am F Fm

Biarlah kan kuambil...penghias rumahku

C F

ooh.. Kasihan.....

C F C F C F..G

Kan Kupetik..Sebelum Layu.....

 

Chord Kisah Cintaku - Chrisye


C G Am

Di malam yang sesunyi ini

Em F C G

Aku sendiri tiada yang menemani

F Em

Akhirnya kini kusedari

Am F G

Dia telah pergi tinggalkan diriku

C G Am

Adakah semua `kan terulang

Em F C G

Kisah cintaku yang seperti dulu

F G Am Em F

Hanya dirimu yang kucinta dan kukenang di dalam hatiku

C F G

Takkan pernah hilang bayangan dirimu untuk selamanya

Reff :

C G Am Em

Mengapa terjadi kepada diri mu

F C G

Aku tak percaya kau telah tiada

C G Am Em

Haruskah kupergi tinggalkan dunia

F G C

Agar aku dapat berjumpa dengan mu

Backto : *, Reff

(Music)

C G Am Em

Mengapa terjadi kepada diri mu

F C G

Aku tak percaya kau telah tiada

C G Am Em

Mengapa terjadi kepada diri mu

F C G

Aku tak percaya kau telah tiada

C G Am Em

Haruskah kupergi tinggalkan dunia

F G C

Agar aku dapat berjumpa dengan mu

Chord Bendera Cokelat (Versi Asli dan Tranpus C)


 
 
(chord asli)
 


Intro : A    Bm    C#m    Bm    G# – A
A Bm
Biar saja ku tak sehebat matahari
D A E
Tapi s lalu  kucoba tuk menghangatkanmu
A Bm
Biar saja ku tak setegar batu karang
D A E
Tapi s lalu  kucoba tuk melindungimu
Intro : A    Bm    C#m    Bm    G# – A
A Bm
Biar saja ku tak seharum bunga mawar
D A E
Tapi tak s lalu  kucoba mengharumkanmu C#m D
Biar saja ku tak seelok langit sore
Bm A E
Tapi s lalu ku coba tuk mengindahkanmu
(*)
F#m E A D
Ku pertahankan kau demi kehormatan bangsa

F#m E D
Ku pertahankan kau demi tumpah darah
Bm E
Semua pahlawan-pahlawanku
Reff :
A E F#m E
Merah putih teruslah kau berkibar
D C#m Bm E
Diujung tiang tertinggi di indonesiaku ini
A E F#m E
Merah putih teruslah kau berkibar
D C#m Bm E
Diujung tiang tertinggi di indonesiaku ini
F#m E A
Merah putih teruslah kau berkibar
D E D
Kukan selalu menjagamu
Music : A A Bm
Biar saja ku tak seharum bunga mawar
D A E
Tapi tak s lalu  kucoba mengharumkanmu Back to (*) and Reff


Cokelat – Bendera
 
chord tranpus C mayor
 


Intro : C    Dm    Em    Dm    B# – C
C Dm
Biar saja ku tak sehebat matahari
F C G
Tapi s lalu  kucoba tuk menghangatkanmu
C Dm
Biar saja ku tak setegar batu karang
F C G
Tapi s lalu  kucoba tuk melindungimu
Intro : C    Dm    Em    Dm    B# – C
C Dm
Biar saja ku tak seharum bunga mawar
F C G
Tapi tak s lalu  kucoba mengharumkanmu
Em F
Biar saja ku tak seelok langit sore
Dm C G
Tapi s lalu ku coba tuk mengindahkanmu
(*)
Am G C F
Ku pertahankan kau demi kehormatan bangsa

Am G F
Ku pertahankan kau demi tumpah darah
Dm G
Semua pahlawan-pahlawanku
Reff :
C G Am G
Merah putih teruslah kau berkibar
F Em Dm G
Diujung tiang tertinggi di indonesiaku ini
C G Am G
Merah putih teruslah kau berkibar
F Em Dm G
Diujung tiang tertinggi di indonesiaku ini
Am G C
Merah putih teruslah kau berkibar
F G F
Kukan selalu menjagamu
Music : C C Dm
Biar saja ku tak seharum bunga mawar
F C G
Tapi tak s lalu  kucoba mengharumkanmu Back to (*) and Reff